PART XXIII — MODUL 4

PART XXIII — TRAINING & COACHING

Bagian ini menjadi mesin pengembangan kemampuan Marketing Associate (MA) VELORA REALTY. Tujuannya bukan sekadar membuat agent “ikut training”, tetapi memastikan setiap MA bisa menjual, bernegosiasi, closing, mengelola client, dan menghasilkan transaksi secara konsisten.

191. DAILY SALES DRILL

Daily Sales Drill adalah latihan singkat setiap hari untuk mempertajam kemampuan sales.

Durasi: 15–30 menit/hari.

Materi drill dapat bergantian:

  • Product Knowledge
  • Market Knowledge
  • Property Presentation
  • Buyer Qualification
  • Seller Qualification
  • Objection Handling
  • Follow-Up
  • Negotiation
  • Closing
  • WhatsApp Selling
  • Telephone Selling
  • HNWI Communication

Contoh Daily Drill

Hari Senin — Opening
“Pak/Bu, sebelum saya kirim beberapa pilihan properti, boleh saya tahu apa yang paling penting bagi Bapak/Ibu: lokasi, harga, atau kualitas properti?”

Hari Selasa — Price Objection
“Saya memahami harga menjadi pertimbangan. Boleh saya tahu, apakah yang Bapak/Ibu rasakan mahal dibandingkan budget atau dibandingkan properti lain?”

Hari Rabu — Follow-Up
“Pak, setelah melihat properti kemarin, dari sisi lokasi dan kondisi sebenarnya sudah cukup sesuai. Yang masih menjadi pertimbangan utama Bapak apa?”

Hari Kamis — Closing
“Kalau kita berhasil mendapatkan harga sesuai angka yang Bapak inginkan, apakah Bapak siap melanjutkan ke tahap penawaran?”

Hari Jumat — Negotiation
Agent dilatih melakukan mirroring, labeling, calibrated questions, silence, dan concession strategy.

192. ROLE PLAY

Role Play adalah simulasi transaksi nyata antara MA dan Client. Minimal dilakukan 2–3 kali per minggu.

Role Play Scenario

Scenario 1 — Buyer
Trainer berperan sebagai buyer: “Saya suka rumahnya, tetapi harganya terlalu mahal.”
MA harus menangani objection tanpa langsung memberikan diskon.

Scenario 2 — Seller
Seller berkata: “Saya tidak mau exclusive listing. Saya kasih ke banyak agent saja.”
MA harus menjelaskan value exclusive listing.

Scenario 3 — HNWI
Client berkata: “Saya tidak punya waktu untuk melihat banyak properti. Kirim yang terbaik saja.”
MA harus mampu melakukan curation, bukan sekadar mengirim listing.

Scenario 4 — Closing
Buyer sudah tertarik tetapi berkata: “Saya pikir-pikir dulu.”
MA harus menemukan real concern sebelum melakukan follow-up.

Role Play Scoring

  • Opening — 10%
  • Discovery — 15%
  • Listening — 15%
  • Presentation — 15%
  • Objection Handling — 15%
  • Negotiation — 10%
  • Closing — 10%
  • Professionalism — 10%

Passing Score: 80/100.

193. CASE STUDY

Case Study digunakan untuk melatih cara berpikir, bukan menghafalkan script. Setiap minggu diberikan minimal 1 kasus transaksi.

Contoh Case Study

Case:

  • Seller meminta Rp15 M.
  • Market value sekitar Rp13,5 M.
  • Buyer menawarkan Rp12 M.
  • Seller membutuhkan dana dalam waktu 60 hari.
  • Buyer sangat tertarik tetapi memiliki alternatif properti lain.

MA harus menentukan:

  • Apa posisi seller?
  • Apa posisi buyer?
  • Apa BATNA masing-masing?
  • Apa real concern buyer?
  • Apa real concern seller?
  • Berapa negotiation range?
  • Apa concession pertama?
  • Apa calibrated question yang digunakan?
  • Bagaimana menjaga momentum?
  • Bagaimana melakukan closing?
Prinsip Agent tidak boleh hanya menjawab: “Saya akan coba nego.”
Agent harus mampu menjelaskan mengapa strategi tersebut dipilih.

194. FIELD ASSIGNMENT

Training harus berakhir dengan aktivitas di lapangan.

Contoh Field Assignment

Assignment 1 — Prospecting

  • [ ] Hubungi 10 potential buyers
  • [ ] Hubungi 5 potential sellers
  • [ ] Follow-up 10 existing leads
  • [ ] Update seluruh aktivitas ke CRM

Assignment 2 — Listing
Agent harus mencari dan menganalisis minimal 3 potential listings:

  • Harga
  • Lokasi
  • Kondisi
  • Owner motivation
  • Market value
  • Competitor listing
  • Selling point
  • Potential objection

Assignment 3 — Viewing
Agent mengikuti viewing dan membuat Viewing Scorecard.

Assignment 4 — Negotiation
Agent melakukan simulasi atau transaksi nyata dan membuat Negotiation Report.

Assignment 5 — Closing
Agent membuat laporan:

Lead → Qualification → Viewing → Offer → Negotiation → Closing

Tujuannya agar training selalu terhubung dengan revenue-producing activity.

195. COACHING

Training memberikan knowledge. Coaching memperbaiki performance. Setiap MA mendapatkan coaching berdasarkan aktivitas dan hasil aktual.

Coaching 1-on-1

Durasi: 30–45 menit/minggu.

Agenda:

  • KPI minggu lalu
  • Pipeline
  • Hot Buyer
  • Hot Seller
  • Deal yang sedang berjalan
  • Objection terbesar
  • Aktivitas yang kurang
  • Skill yang perlu diperbaiki
  • Action Plan minggu depan

Coaching Formula

Observe → Diagnose → Correct → Practice → Measure

Jangan langsung mengatakan: ❌ “Kamu kurang bagus.”

Coach harus mengatakan: ✅ “Saya melihat Anda terlalu cepat memberikan solusi sebelum mengetahui alasan client keberatan. Mari kita ulangi percakapannya.”

196. WEEKLY EVALUATION

Setiap MA dievaluasi setiap minggu.

KPI Evaluation

Area Bobot
Lead Response 10%
Prospecting 10%
Follow-Up 15%
Viewing 10%
Listing Acquisition 10%
Buyer Qualification 10%
Negotiation 10%
CRM Discipline 10%
Closing Activity 10%
Training & Role Play 5%
TOTAL 100%

Performance Classification

A — 90–100: Excellent Performer

B — 80–89: Good Performer

C — 70–79: Needs Improvement

D — <70: Performance Intervention

MA dengan nilai C atau D harus mendapatkan coaching khusus dan improvement plan.

197. CERTIFICATION

VELORA REALTY dapat membangun VELORA REALTY SALES CERTIFICATION sebagai standar kompetensi internal.

Level 1 — FOUNDATION
Materi: Property Fundamentals, VELORA System, CRM, Lead Management, Buyer & Seller Qualification, Property Viewing, Basic Follow-Up

Level 2 — PROFESSIONAL
Materi: Advanced Sales, Objection Handling, Negotiation, Listing Acquisition, Closing, Transaction Management, After-Sales

Level 3 — SENIOR
Materi: HNWI Selling, Luxury Property, Complex Negotiation, Investment Property, Deal Structuring, Strategic Networking, Mentoring Junior MA

Certification Requirements

Seorang MA tidak cukup hanya hadir training. Untuk mendapatkan certification, harus memenuhi:

Knowledge + Skill + Activity + Performance + Ethics

Contoh:

  • Written Test
  • Role Play
  • Case Study
  • Field Assignment
  • CRM Audit
  • Supervisor Evaluation
  • Minimum Transaction/Performance Requirement

VELORA TRAINING PHILOSOPHY

TRAINING → PRACTICE → FIELD → COACHING → EVALUATION → CERTIFICATION
Prinsip Utama “We don't train agents to know more. We train agents to perform better.”

Dengan sistem ini, training VELORA REALTY tidak menjadi sekadar kelas teori, tetapi menjadi Sales Performance System yang terhubung langsung dengan pipeline, transaksi, revenue, dan career development setiap Marketing Associate.

Scroll to Top